Beberapa waktu lalu, seperti biasa, diadakan talkshow di sebuah radio yang membahas entrepreneurship yang memang sudah rutin di selenggarakan di radio ini. Program rutin dengan mendatangkan entrepreneur sukses dan mengkaji bisnis mereka secara konseptual agar bisa memberikan inspirasi bagi pendengar serta meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam berbisnis..


Tema yang diangkat tadi malam adalah tentang business is a process. Hal ini disesuaikan dengan tamu yang datang yaitu Sissi yang memang sudah berbisnis selama dua tahun dengan mengembangkan bisnis baso goreng. Brand yang beliau usung adalah Ratu Basreng yang mencerminkan bagaimana seorang sissi ingin mengankat kelas basreng yang selama ini rendah menjadi lebih tinggi di mata konsumen dan masyarakat.


Sehubungan dengan tema yangdibahas tadi malam yaitu business is a process, dapat dilihat bagaimana setiap entrepreneur harus benar-benar menyadari bahwa ada dua minimal proses yang ada dalam bisnis mereka yaitu proses bisnis itu sendiri dan juga proses dalam membangun bisnis oleh setiap entrepreneur.


Tentu setiap entrepreneur harus memahami kedua proses ini karena berhubungan dengan tujuan entrepreneur dalam menjalankan bisnis yaitu profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. Ini harus diingat oleh setiap entrepreneur agar fokus kepada tujuan.


Proses business atau business process berhubungan dengan bagiamana setiap entreprneeur memperhatikan proses dari supplier ke perusahaan, kemudian diproduksi (production), kemudian disimpan sebagai produk jadi di gudang, diantarkan atau didistribusikan kepada distributor sampai kepada konsumen akhir dari setiap bisnis entrepreneur. inilah proses bisnis.


Proses yang kedua adalah bagaimana entrepreneur perlu menyadari dan memahami bahwa bisnis itu layaknya makhluk hidup yang memiliki siklus hidup dari introduction sampai decline dan bahkan harus “mati” atau ditutup oleh entrepreneur ataupun dipaksa ditutup oleh entrepreneur.


Dalam proses ini tentu banyak kendala yang dihadapi karena bisnis itu “banyak” masalah yang disebabkan oleh lingkungan bisnis yang selalu berubah. inilah fakta yang harus dipahami oleh setiap entrepreneur, perubahan lingkungan bisnis yang berdampak kepada bisnis itu sendiri.


selain itu, proses ini juga membutuhkan waktu lama yang pada umumnya, bisnsi akan stabil dalam waktu 10 tahun. nah lho… bagaimana dengan entrepreneur? sudah siapkan menghadapi proses bisnsi dan proses yang ada dalam membangun bisnis ini?


Oleh karena itu, setiap entrepreneur harus kembali kepada pemahaman akan proses bisnis ini. Entrepreneur harus “menikmati” setiap proses yang ada dalam bisnis ini. kembali lagi kepada sejauh mana entreprenenur memahami hakekat mereka sebagai entrepreneur yaitu bagaimana kemampuan mereka melihat atau menciptakan peluang dan merubahnya menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.


BIla entrepreneur berbisnis dengan dasar talent atau bakat dimana disitu ada potensi diri dan passion, maka, setiap proses akan menjadi nikmat. akan tetapi, sebaliknya, bila berbisnis tidak dengan talent, masalah akan semakin berat. masalahnya, business is a process dan suka tidak suka, harus dinikmati 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: