Ada satu fenomena yang menarik untuk menjadi perhatian para entrepreneur dalam menjalankan bisnis sehingga ini harus menjadi perhatian dalam konteks strategic entrepreneurship. Apa itu? Berhubungan dengan kegiatan pemilihan kepala Daerah (PILKADA) yang berlangsung saat ini yaitu bagaimana seorang calon kepala daerah yang melakukan kebohongan kepada masyarakat untuk bisa memenangkan persaingan.

Hal yang penting adalah ketika ada pasangan calon yang menyatakan bahwa tidak akan melakukan korupsi, akan tetapi, mereka sendiri melakukan korupsi dengan membagikan sembako yang sejatinya tidak boleh dilakukan oleh pasangan calon dalam masa kampanye. Terlepas pada masa tenang atau tidak, tentu kegiatan ini tidak boleh dilakukan oleh para pasangan calon karena sudah berkomitmen di awal untuk tidak melakukan pembagian sembako atau money politics. Akan tetapi, kenapa masih dilakukan oleh pasangan calon?


Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada pelajaran yang berharga yang bisa diambil oleh para entrepreneur dan harus menjadi sebuah mindset atau sikap mental dalam berbisnis. Secara sederhana, hal ini berhubungan dengan bagaimana entrepreneur itu harus bisa jujur dan tidak berbohong kepada stakeholders mereka yang notabene adalah konsumen, pesaing, supplier, distributor, pemerintah dan bahkan masyarakat.


JANGAN BERBOHONG.. mungkin kalimat ini bukanlah kalimat yang sangat penting bagi para entrepreneur saat ini ditengah susahnya mencari orang-orang yang jujur dalam menjalankan bisnis dan sudah menganggap bohong itu sebagai sesuatu yang tidak susah. Padahal, hakekat bisnis itu saat itu adalah trust atau kepercayaan yang menjadi pegangan para entrepreneur dalam menjalankan bisnis.


Oleh karena itu, sudah seharusnya seorang entrepreneur memiliki mindset atau sikap mental untuk menjadi menjadi orang yang jujur dalam menjalankan bisnis. Hal ini harus diawali dengan menjadi pola pikir dan sikap mental dalam menjalankan bisnis. kejujuran itu diatas segala-galanya sehingga mampu membuat entrepreneur bisa memiliki dasar yang kuat untuk bisa sukses. Jangan hanya memiliki sebuah kepentingan bisnis yaitu memenangkan persaingan dengan menggunakan segala cara yang luar biasa untuk mengalahkan lawan. Karena itulah persepsi yang muncul dibenak masyarakat.


Inilah yang harus diperhatikan oleh setiap entrepreneur dalam berbisnis dan ketika ini bisa dilakukan oleh para entrepreneur, maka bisnisnya akan dapat bertahan dalam jangka panjang serta bisa tumbuh dan berkembang. Sudah waktunya entrepreneur bisa merubah bisnisnya menjadi lebih baik. bagaimana dengan anda? Hmmm….
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: