Seringkali seorang entrepreneur ditanyakan tentang apakah sebenarnya bisnis anda? Pertanyaan yang sederhana tetapi harus dijawab dengan baik agar bisa memahami apa bisnis inti mereka. Ketika entrepreneur bisa menentukan dan menetapkan apa yang dihasilkan bisnis mereka, maka, hal ini menunjukkan apa yang sebenarnya mereka kerjakan dan apa yang hendak dicapai dari bisnis tersebut.

Bicara tentang bisnis, akan selalu terfikirkan definisi bisnis yang disampaikan oleh para ahli. Salah satu konsep dasar yang melekat adalah bisnis itu sama dengan create money. Menciptakan uang ini berupa laba atau profit yang dihasilkan dari selisih antara total revenue (TR) dengan total cost (TC) yang digunakan untuk menghasilkan produk dan proses bisnis.

Oleh karena itu, jangan terjebak dengan bisnis yang dilakukan mengikuti orang lain karena itu akan sangat berbahaya. Tidak jarang entrepreneur hanya mengikuti bisnis yang sudah dijalankan orang lain. Akibat?... pasti bisa diduga, bisnisnya tidak akan lama.

Bisnis saya adalah.....

Bagi entrepreneur di Kota Bandung yang ingin menjadi pebisnis sukses, ada piilihan bisnis berdasarkan apa yang sebenarnya dihasilkan oleh bisnis itu sendiri. Hal ini relevan dengan produk yaitu setiap hal yang dihasilkan oleh perusahaan untuk memberikan solusi kepada konsumen dan pada akhirnya membuat mereka puas dan loyal. Jelas dalam hal ini produk itu memiliki karakter dapat memberikan solusi.

Produk itu dapat dibagi atas barang dimana produk berupa sesuatu yang dapat dilihat, diraba, disimpan. Oleh karena itu, bisnis mereka adalah menghasilkan barang. Hal ini seringkali disebut dengan manufaktur. Bentuk produk lainnya adalah jasa, dimana produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut tidak bisa dilihat, tidak bisa diraba, tidak bisa disimpan dan proses produk dan konsumsi yang berbeda. Bisnis nya adalah jasa.

Terlepas dari barang yang dihasilkan oleh entrepreneur, ada satu hal yang mendasar yang harus dipahami yaitu sejatinya bisnis mereka adalah menghasilkan nilai atau value bagi konsumen. Kenapa demikian? Bicara tentang Bisnis nya lebih ke manufaktur ataupun jasa, akan gampang ditiru oleh banyak orang sehingga sustainability atau keberlanjutan bisnis setiap entrepreneur menjadi “tanda tanya”.

Tidak ada jaminan akan jangka panjang bisnis mereka sehingga pastinya akan membuat setiap entrepreneur menjadi khawatir. Oleh karena itu, fokus entrepreneur adalah bagaimana menghasilkan value yang superior dibandingkan para pesaing di pasar. Ingat, konsumen akan mencari value yang paling tinggi dimana benefit yang optimal dengan cost yang relatif rendah.

Bicara benefit, tentu orang akan mengingat konsep yang disampaikan oleh Philip Kotler yaitu terdiri dari produk itu sendiri dengan standar kualitas tertentu. Setelah itu, ada service, people dan image. Inilah yang dicari oleh konsumen saat ini yaitu akumulasi dari produk, service, people dan juga citra yang optimal.

Adapun cost yang dikeluarkan oleh konsumen tersebut tidak hanya bersifat moneter atau dalam bentuk rupiah saja, akan tetapi, ada cost yang berhubungan dengan waktu (time cost), biaya yang berhubungan dengan tenaga (energy cost) dan juga biaya yang berhubungan dengan psikis (physical cost). Keempat biaya ini harus diminimalisir oleh para entrepreneur secara relatif sehingga didapatkan value yang optimal dan bahkan superior bagi setiap konsumen.


Bagi entrepreneur di Bandung, inilah sejatinya bisnis yang harus dijalankan. Perlunya bertanya kepada diri sendiri, apakah Value yang saya hasilkan bagi konsmen? Apakah value tersebut memang dibutuhkan oleh konsumen. dan yang terakhir adalah apakah value yang dihasilkan itu lebih baik atau unggul dari para pesaing? Inilah sejatinya yang menjadi bisnis para entrepreneur di Kota Bandung.......Sukses buat kita semua...
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: