Kemaren saya bertemu dengan professor saya di salah satu event atau lokasi, tepatnya di kantor pemerintahan. Kaget sekali karena itu sangat berhubungan dengan bagaimana saya sebagai seorang mahasiswa diuji oleh professor dalam konteks yang berbeda, yaitu bukan dikampus. Ini menjadi penting bagi saya untuk dilihat sebagai sebuah hal yang mendasar untuk dilihat dengan baik.

Rasa kaget yang ada dalam diri saya tentu sah-saha saja karena memang kondisinya lumrah dan tidak bisa ditolak. Materi yang aka saya komunikasikan menjadi hilang karena tidak fokus jadinya dengan apa yang akan dibahas. Kaget setengah mati dimana saya harus benar-benar mempresentasikan apa yang harus diberikan kepada mereka.

Ada satu hal yang membuat saya bisa diterima oleh professor tersebut yaitu bagaimana sikap saya kepada beliau ketika melakukan presentasi. Sikap yang berhubungan dengan bagaimana saya merespon apa yang datang kepada diri saya dan pastinya tentang bagaimana saya menghadapi beliau, mulai dari sikap ketika bertemu, sikap salaman, sikap dalam menyapa beliau dan bahkan sikap menjawab setiap pertanyaan beliau.

Sikap ini menjadi penting bagi para entrepreneur dalam berkomunikasi dan apalagi kalau menghadapi situasi sulit dimana banyak hal yang harus diselesaikan oleh para entrepreneur, khususnya yang berhubungan dengan komunikasi itu sendiri. Setiap orang tidak boleh hanya terjebak pada apa yang disampaikan.

Sikap ini akan mempengaruhi lawan bicara para entrepreneur. oleh karena itu, sikap itu harus benar-benar diperhatikan dan disesuaikan dengan kondisi lawan bicara. Tidak dapat dipungkiri bagaimana entrepreneur serhingkali gagal dalam berkomunikasi dan pesan yang hendak disamapaikan tidak bisa diterima oleh lawan bicara. Mereka bahkan seolah-olah melawan apa yang disampaikan.

Disinilah peran sikap itu. Mereka bisa menjadi variabel yang melunakkan hati setiap lawan bicara dan fokus kepada memberikan nilai yang optimal untuk kesuksesan dalam sharing dan menyampaikan pesan yang mereka harapkan. Bahkan kalau didalami, orang itu tidak akan memperhatikan isi apa yang kita sampaikan tetapi lebih kepada sikap kita dalam berkomunikasi.

Inilah tantangan setiap entrepreneur dalam berkomunikasi. Pertajamlah sikap yang benar dalam berkomunikasi dengan baik dan pastinya akan memberikan value yang optimal bagi setiap entrepreneur dalam menyampaikan pesan-pesan yang sejatinya diharapkan mampu memberikan arahan dan bahkan menggerakkan setiap orang sesuai dengan harapan dan keinginan yang sudah ditetapkan oleh para entrepreneur itu sendiri.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: