Hari ini, Kamis 17 Mei 2018 adalah hari pertama Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1439 H bagi setiap umat muslim dan menjadi momentum yang sangat berharga karena waktuya untuk meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT. Umat muslim menyambut bulan suci ini secara meriah dengan melakukan sholat tarawih pertama di mesjid, mushollah dan bahkan langgar. Berbondong-bondong umat muslim ke menjalankan ibadah dan dilanjutkan dengan membaca Alqur’an. Yang tidak kalah penting adalah sahur untuk mempersiapkan puasa di hari pertama. 

Sebagai entrepreneur, tentu momentum ini menjadi sangat stratejik juga karena berhubungan dengan bagaimana entrepreneur muslim mendapatkan kesempatan untuk membangun sebuah keseimbangan dalam bisnis dengan kehidupan pribadi, khususnya dalam kehidupan beragama. Kalau dilihat secara mendalam, terdapat satu konsep utama yaitu entrepreneurial mindset khususnya pada aspek bagaimana berbisnis sebagai ibadah.

Konsep ini menjadi penting bagi setiap entrepreneur untuk menjadi pebisnis yang ideal dalam konteks bisnis yang mereka jalankan untuk kepentingan diri sendiri, keluarga dan orang lain serta dalam hubungannya dengan Allah SWT. Kenapa demikian? Karena menjadi seorang entrepreneur menghadapi banyak tantangan yang bisa berdampak kepada diri dan bisnis. Apalagi tantangan yang berhubungan dengan diri dalam berbisnis seperti nilai-nilai bisnis dan etika bisnis. 

Oleh karena itu, sudah waktunya entrepreneur membangun sebuah kesadaran tentang makna bulan suci ramadhan 1439 H dimana bulan ini benar-benar memiliki keunggulan dan manfaat yang luar biasa untuk beribadah. Setiap nafas yang dikeluarkan dari mulut, akan menjadi ibadah. Apalagi kalau ditambah dengan berzikir, membaza Alqur’an, menjaga wudhu dan juga menjalankan ibadah sholat secara berjamaah di mesjid tepat waktu. Semuanya addalah kesempatan yang sangat berharga diberikan oleh Allah SWT kepada setiap entrepreneur muslim. 

Disinilah pentingnya para entrepreneur harus bisa membangun kesadaran yang sangat tinggi terhadap bulan suci Ramadhan 1439 H ini. Tinggal sekarang adalah bagaimana entrepeneur menyusun sumber daya yang dimilikinya agar bisa memanfaatkan momentum ramadhan ini. hal ini berhubungan dengan sumber daya pemikiran, waktu, tenaga dan sampai kepada keuangan. 

Tinggal sekarang entrepreneur menjalankan bagaimana membagi waktu untuk beribada, bersedekah, berzikir dan lain-lain sehingga kesempatan beribadah ini tidak hilang bagi entrepreneur sembari menjalankan bisnis untuk mencapai tujuan bisnis tersebut. bagaimana dengan anda?
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: