Salah satu dasar setiap entrepreneur dan pensiunpreneur dalam menjalankan bisnis adalah mindset entrepeneur yang berawal dari kerangka berfikir mereka untuk menjadi seorang pebisnis. Mindset entrepreneur itu merupakan sikap mental yang berawal dari pola fikir seorang entrepeneur dalam melihat atau menciptakan peluang dan merubahnya menjadi bisnis yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, orang lain dan alam dalam jangka panjang. 

Oleh karena itu, setiap entrepreneur dan pensiunpreneur dituntut untuk bisa meningkatkan kemampuan berfikir dalam menjalankan bisnis. 

(1)   Memahami bahwa Tuhan itu memberikan akal kepada manusia untuk berfikir
Setiap entrepreneur harus menyadari bahwa manusia itu diberikan Tuhan akal untuk berfikir, berfikir dengan bertanya, bertanya untuk mencari jawaban yaitu jawaban yang benar. Ini adalah hakekat seorang manusia  yang membedakannya dengan makhluk lain 

(2)   Menetapkan tujuan berfikir
Entrepreneur harus menetapkan tujuan berfikirnya yaitu mencari kebenaran dan ini sifatnya adalah filosofis. Dalam prakteknya, entrepreneur itu mencari kebenaran yang bersifat penyelesaian masalah mereka. Entrepeneur perlu menyadari bahwa bisnis itu menghadapi banyak masalah, oleh karena itu, masalah harus diselesaikan dan tujuan berfikir adalah mencari solusi atas masalah. 

(3)   Memilih keterampilan berfikir dasar
Keterampilan dasar berfikir yang perlu dimiliki oleh para entrepreneur adalah dengan bertanya. Tentu entrepreneur sudah sering bertanya dengan menggunakan kata tanya seperti kenapa, mengapa, dimana, kemana, kapan dan lain-lain. Semuanya itu dimulai oleh para entrepereneur.
Kenapa penjualan saya menurun? Kenapa konsumen saya berpindah ke yang lain? Kenapa banyak produk bermasalah?

(4)   Memahami tahapan berfikir
Tahapan berfikir dalam konteks bisnis itu diawali dari bagaimana entrepeur memiliki sebuah standar atau target yang harus dicapai. Hal ini menjadi kondisi yang harus di pahami dengan baik. Lalu, dicari kesenjangan atau gap dan disitulah berawalnya berfikirnya seorang entrepreneur. 

(5)   Melatih diri untuk terus berfikir
Entrepreneur harus terus melatih diri untuk berfikir dengan mempertanyakan segala sesuatunya yang ada dalam bisnis mereka. 

(6)   Mengevaluasi
Keterampilan berfikir harus dievaluasi dengan baik agar bisa dilihat apa yang sudah dilakukan dalam berfikir itu sudah benar atau belum. 

(7)   Memperbaiki
Entrepreneur harus bisa melakukan perbaikan atas kemampuan berfikir karena itu berhubungan dengan bagaimana mereka bisa terus mengembangkan diri dengan melihat kemajuan dalam berfikir tersebut.

Share To:

meriza hendri

Post A Comment: