Pak Meriza, sebelum saya masuk kelas bapak ini,saya mendapatkan tawaran dari salah satu perusahaan di luar Pulau Jawa yang menawarkan kesempatan untuk membantu manajemen mengembangkan usaha mereka. Baiknya, saya bergabung dengan manajemen tersebut sebagai karyawan mereka, apakah boleh?

Inilah pertanyaan ketika sharing dengan salah seorang karyawan perusahaan yang mempersiapkan masa pensiun. Saya rasa, hal ini menjadi peluang-peluang yang juga dididapatkan oleh para calon pensiunpreneur, apalagi yang memiliki kompetensi yang terdiri dari knowledge, skill dan attitude yang melekat pada pengalaman serta jejaring setiap calon pensiunpreneur.

Bagi saya, saya kurang setuju dengan pilihan kalau menjadi karyawan atau professional di perusahaan baru. Karena tentu akan kembali seperti bekerja diperusahaan saat masih jadi karyawan, bekerja jam 8 – 5 sore, tugas kantor, jauh dari keluarga, bekerja dengan target yang tinggi. Sementara, target kehidupan pasti berubah, tenaga dan fikiran juga tidak sekuat masa muda dulu utuk bekerja jam 08.00 – 17.00, tugas luar kantor yang melelahkan, maunya dekat dengan keluarga dan tidak dengan target yang tinggi serta bayak waktu ibadah.

Oleh karena itu, lebih baik pilih sebagai konsultan mereka saja, karena bisa menjadi seorang pensiunpreneur. Tinggal dikaji ulang kompetensi yang sudah dimiliki dan merubah mindset menjadi pensiunpreneur.
Inilah yang harus bapak dan ibu lakukan untuk mengembangkan bisnis yaitu menjadi konsultan manajemen. So, masih takut jadi pensiunpreneur? Sekaranglah waktunya calon pensiunpreneur memulai bisnis atau TIDAK SAMA SEKALI.  

Mau Materi lainnya? Tulisan dan versi video ada di www.merizahendri.com, www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: