Ketika sharing dengan calon pensiunpreneur di berbagai tempat, biasanya yang akan menjadi bahasan yang rada alot adalah ketika membahas keuangan dengan peserta. Hal ini sangat a lot karena adanya perbedaan persepsi ketika bicara tips pengelolaan keuangan dimasa pensiun. Pada kaget semua karena mungkin hal ini tidak biasa dilakukan oleh para calon pensiunpreneur, baik bapak-bapak ataupun ibu-ibu yang mengikuti kegiatan ini.

Mau bukti? Hmmm.. banyak sekali, satu aja kali ya… ketika saya minta peserta untuk melakukan evaluasi atas kondisi keuangan mereka. Yang pasti, harus dilakukan berdua dan tidak bisa sendiri-sendiri karena berhubungan dengan kondisi keuangan berdua.  

Diawal sih masih bisa memahami, tetapi,ketika masuk pada bagaimana kondisi uang cash, uang tabungan, perhiasan dan lain-lain, pada mulai mengernyitkan dahi.. hhmmmm.. ada apa gerangan? Saya tidak mau menduga-duga. 

Inilah pelajaran yang berharga sejatinya seorang calon pensiunpreneur harus benar-benar terbuka kedua belah pihak kepada pasangannya. TIDAK ADA DUSTA DIANTARA KITA… demikianlah cerita utamanya ketika membahas keuangan karena saya yakin ada info keuangan yang tidak diketahui istri,, demikian juga sebaliknya. Ada info keuangan yang tidak diketahui suami. 

Oleh karena itu, rubah dulu fikiran untuk terbuka kepada pasangan, lalu ajak diskusi berdua tentang mau kemana masa depan keluarga ini dan pilihan ketika pensiun serta posisi keuangan dimasa pensiun. Terakhir, berapa anggara yang akan dialokasikan untuk bisnis. Ingat, tidak boleh lebih dari 30% dari pesangon untuk modal bisnis.

Bagaimana dengan anda? Masih takut jadi Pensiunpreneur? Jangan ada dusta antara bapak dan ibu dalam masalah keuangan. Mau Materi lainnya? Tulisan dan versi video ada di www.merizahendri.com, www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com,  

Tulisan besok akan membahas MANAJEMEN PEMASARAN bagi Calon Pensiunpreneur dan/atau Pensiunpreneur
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: