Kenapa ya, banyak pensiunpreneur yang sudah mulai bisnis menggunakan hampir seua uang pesangon dari kantor? Kenapa pula ya, ketika bisnis bermasalah, habis lah semua uang pesangon dan tidak ada lagi uang di mereka.

Hal inilah kenyataan yang seringkali terjadi didiri pensiunpreneur yaitu kurang memahami konsep dasar keuangan dalam bisnis. Padahal, sejak awal, sudah dibahas bahwa bisnis itu adalah CREATE MONEY dan CREATE VALUE. Oleh karena itu, yang menjadi dasar untuk setiap calon pensiunpreneur adalah pengelolaan uang dengan baik dan disinilah pengetahuan tentang keuangan yang didapat di tempat kerja mejadi asset yang sangat berharga.  

Ilmu keuangan mulai dari membuat anggaran di tempat kerja, pengelolaan biaya, mencatat setiap transaksi dan bahkan investasi ke beberapa bisnis. 

Awalnya? Modal untuk bisnis dan sejatinya calon pensiun harus menanggarkan uang pesangon untuk bisnis maksimal 30% dari uang pesangon untuk keperluan investasi awal, biaya modal selama enam bulan (minimal) termasuk biaya operasional bisnis, gaji karyawan, bahan baku dan proses produksi.

Inilah yang harus bapak dan lakukan dalam pemanfaatkan keuangan dari uang pesangon maksimal 30%.. So, masih takut jadi pensiunpreneur? Masih punya alasan untuk berlum berbisnis? Sekaranglah waktunya calon pensiunpreneur memulai bisnis atau TIDAK SAMA SEKALI.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: