Pak Merza, saya sudah mendapatkan materi tentang pensiunpreneur di BUMN tempat dulu Pak Meriza memberikan sharing tentang persiapan mental menghadapi pension, tips pengelolaan keuangan, memilih bisnis berbasis potensi diri (lingkungan dan analisis sidik jari) serta mendesain bisnis. Alhamdulillah, saya sudah mulai bisnis kecil-kecilan berupa penyewaan alat-alat pesta. Lalu, apa selanjutnya pak?

Alhamdulillah, ketika mendapatkan kirima wa dari salah seorang peserta kelas Pensiunpreneur Siapa Takut di salah satu BUMN transportasi di Kota Bandung. Senang karena sharing saya memberikan manfaat kepada bapak itu dalam menjalankan bisnis. Sukses ya bapak.

Sekarang, what next? Selanjutnya apa? Inilah potensi yang dimiliki pensiunpreneur yaitu mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bisnis serta manajemen sehingga ada WISDOM dalam membuat keputusan bisnis.

Yang harus dilakukan oleh pensiunpreneur adalah memperkuat mental atau entrepreneurial mindset untuk menjadi pebisnis. Ketika sudah memilih bisnis penyewaan alat-alat pesta, tetapkan visi yang jelas dan focus ke bisnis tersebut. Selain tentu jadi ladang ibadah.

Kedua, ingat lagi pengetahuan dan keterampilan serta sikap dan pengalaman menjadi karyawan tentang bisnis. Menjadi karyawan PT KAI dalam konteks bisnis PT KAI. Bisnis itu CREATE MONEY (TP = TR – TC) dan CREATE VALUE. Oleh karena itu, dalami bisnis yang sudah bapak jalankan.

Ketiga, terapkan manajemen yang sudah didapat di PT KAI dulu, mulai dari manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasi dan manajemen Sumber Daya Manusia serta teknologi informasi.

Keempat, perbanyak ibadah dan doa ya Bapak, karena bisnis di masa  pensiun butuh keberkahan dan malah memperkuat kedekatan kepada ALLAH SWT. Terakhir, libatkan anak agar bisa memberikan warna kreatif di bisnis ini.  

Inilah yang harus bapak lakukan selanjutnya. So, masih takut jadi pensiunpreneur? Masih punya alasan untuk tidak berbisnis? Sekaranglah waktunya calon pensiunpreneur memulai bisnis atau TIDAK SAMA SEKALI.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: