Menjadi seorang entrepreneur akan menghadapi berbagai tantangan yang berasal dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan bahkan lingkungan eksternal berupa politik, ekonomi, social dan budaya serta teknologi. Tantangan ini akan semakin terasa ketika berhubunagn dengan bisnis jangka panjang setiap entrepreneur.

Lihat saja kondisi politik yang saat ini terjadi. Perubahan kondisi ekonomi yang ditunjukkan oleh nilai tukar rupiah, inflasi yang melonjak, harga sembako yang tinggi. Perubahan perilaku masyarakat dan gaya hidup masyarakat. Perubahan teknologi yang begitu cepat sehingga menuntut entrepreneur harus berfikir keras tentang menjadi seorang entrepreneur yang sukses dalam diri dan juga bisnisnya.

Inilah konteks yang harus dimiliki oleh para entrepreneur dalam membangun bisnis. Apa itu? Membuat visi pribadi dan visi bisnis sejalan. Lho kok harus sejalan? Seringkali entrepreneur belum membuat visi pribadi untuk menjadi seorang entrepreneur. Impian pribadi dimasa mendatang. 

Apalagi membuat visi bisnis yang pastinya berhubungan dengan banyak orang dan bisnis jangka panjang. Tentu dengan dana yang tidak sedikit dalam membangun usaha tersebut. Impian tentan bisnis kedepan dan juga bagaimana keunggulan bisnis tersebut.

Oleh karena itu, melihat kondisi lingkungan bisnis saat ini, sejatinya seorang entrepreneur bisa membuat visi diri dulu dan barulah visi bisnis dengan tepat agar bisa bertahan ditengah perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat, tidak bisa dikontrol dan mengalami turbulensi.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: