Ingat waktu kerja dulu, manajemen meminta bapak dan ibu untuk memberikan service excellence konsumen? Pasti masih ingat, salah satu dimensi kualitas layanan kepada konsumen itu adalah empathy. Saya yakin bapak dan ibu masih ingat dengan konsep ini. Hanya saja, apa sih konsep itu dan apa hubungunannya dengan bisnis dimasa pensiun?

Empathy adalah bagaiamana pensiunpreneur merasakan apa yang dirasakan oleh konsumen dan sejatinya dapat memberikan apa yang dirasakan itu melalui layanan kepada konsumen. Hmmm..inilah pointyang ingin disampaikan yaitu bagaimana pensiunpreneur bisa lebih unggul dari yang bukan pensiunpreneur dalam berbisnis.

Dua hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan konsep empathy ini yaitu pertama, sejauh mana pensiunpreneur mampu merasakan apa yang ada di masyarakat saat ini. Kalau boleh dibilang, MASALAH di MASYARAKAT adalah peluang bagi pensiunpreneur dan sejatinya, dengan empathy ini, dapat meningkatkan sensitivitas terhadap apa yang berkembang di masyarakat.

Lalu, berhubungan dengan apa yang sudah diberikan kepada masyarakat atau konsumen, pensiunpreneur harus bisa merasakan apa yang dirasakan konsumen agar bisa memperbaiki layanan kepada mereka sehingga terus dilakukan KAIZEN atau perbaikan terus menerus.

Oleh karena itu, sudah waktunya pensiunpreneur meningkatkan empathy kepada masyarakat dan konsumen dalam mengembangkan bisnisnya.

Bagaimana dengan anda? Masih takut jadi Pensiunpreneur? Tingkatkan empathy.....Materi lainnya? Tulisan dan versi video ada di www.merizahendri.com, www.strategidanbisnis.com, www.strabiztv.com,
Tulisan besok akan membahas MEMILIH BISNIS bagi Calon Pensiunpreneur dan/atau Pensiunpreneur
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: