Tidak dapat dipungkiri bahwa bisnis itu membutuhkan proses yang harus dilewati oleh setiap manajemen perusahaan. Proses yang pastinya akan membutuhkan cara pengorbanan yang tidak sedikit, apalagi waktu dan tenaga serta keuangan.

Konsep ini menjadi dasar untuk bisa berjuang dengan karyawan tentang bagaimana bisa menggapai tujuan dan visi perusahaan. Seringkali manajemen perusahaan dituntut untuk bisa memisahkan cara berfikir yang jangka pendek dan jangka menengah dengan jangka panjang karena akan terasanya tidak sekarang, akan tetapi kedepan.

Oleh karena itu, berfikir jangka panjang menjadi sebuah kebutuhan bagi manajemen perusahaan dengan dimensi waktu minimal lima sampai sepuluh tahun kedepan. Jadi, seorang CEO diharapkan dapat membangun sebuah konsep berfikir tentang perusahaan mereka dalam jangka waktu yang panjang.

Apa yang diperlukan? Perlunya pengetahuan tentang strategic thinking atau berfikir stratejik tentang bisnis yang dijalankannya untuk bisa membuat kompetensi tentang berfikir jangka panjang.

Dalam konteks diri mereka, dibutuhkan penguatan pemahaman bagaimana berfikir jangka panjang, manfaatnya serta implementasi dari berfikir stratejik tersebut untuk bisnis. Dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang positif tentang berfikir jangka panjang maka akan keluarlah strategi dan kebijakan serta program untuk mencapai visi perusahaan.

Oleh karena itu, setiap CEO harus mulai berfikir jangka panjang.

So, mari berfikir jangka panjang.
Share To:

Merizahendri.com

Post A Comment:

0 comments so far,add yours